0

Dihantam Berbagai Masalah, Kenapa Ahok Masih Perkasa?

agen bola, agen bola terpercaya, agen bolatangkas, agen domino, agen ibcbet, agen judi, agen judi terpercaya, agen poker, agen sabungayam, agen sbobet, agen togel, bandar bola, bandar judi, judi online

agen bola, agen bola terpercaya, agen bolatangkas, agen domino, agen ibcbet, agen judi, agen judi terpercaya, agen poker, agen sabungayam, agen sbobet, agen togel, bandar bola, bandar judi, judi online

KISSBOLA88 – Bandar Judi Bola – Hasil hitung cepat berbagai lembaga survei menempatkan pasangan Basuki T Purnama dan Djarot Saiful Hidayat di posisi teratas pemilihan gubernur DKI. Tiga kali debat terbuka dinilai mempengaruhi pandangan para pemilih.

“Ketika ada debat Ahok tunjukan bukti gampang diraba dan dinalar oleh publik. Itu sangat berpengaruh,” kata pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto kepada merdeka.com, Rabu (15/2) malam.

Sebelum pencoblosan trend suara pasangan nomor urut dua itu mengalami penurunan. Terlebih ketika kasus penistaan agama mencuat, penolakan Ahok kembali pimpin DKI masif terjadi.

Dia juga menilai karakteristik pemilih di ibu kota sangat rasional. Meski secara sosiologis diakui Gun Gun, masih ada yang mempertimbangkan calon secara agama dan suku.

Bandar Judi Togel – “Karakteristik pemilih DKI sudah mengarah ke pertimbangan rasional,” ungkap Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute (Policy) itu.

Menurut Gun Gun, dalam rentan waktu September sampai Desember, isu yang menghantam sampai ada gerakan massa begitu berdampak pada elektabilitas Ahok. Namun, strategi calon petahana itu cukup cemerlang menemui berbagai pihak sehingga bisa mendongkrak suaranya.

“Kemudian seberapa besar penetrasi ke basis rasional. Lalu Januari sama seperti Anies, ada peningkatan. Sebenarnya tak mengejutkan maju ke putaran kedua,” jelasnya.

Untuk suara Agus yang jeblok, Direktur Lembaga Riset Voxpol Centre, Pangi Syarwi Chaniago menilai penurunan suara Agus-Sylvi karena disebabkan oleh berbagai masalah menyangkut Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Bandar Judi Indonesia – “Sejak dimulainya proses Pilkada DKI Jakarta ini, SBY seringkali melakukan manuver-manuver. Hal ini bisa jadi membuat tren Agus-Sylvi menurun di mata masyarakat,” katanya usai menggelar quick count di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/2).

Dia menambahkan, selain manuver tersebut, kasus SBY dengan Antasari Azhar juga dinilai menjadi faktor lain turunnya perolehan pasangan calon nomor urut tiga. “Kasus SBY dengan Antasari juga bisa menjadi sebab lain,” tandasnya.

Supports By KissGroup88 :

    1. Agen Bola
    2. Agen Sbobet
    3. Agen Maxbet
    4. Agen Casino
    5. Agen BolaTangkas
    6. Agen Togel
    7. Agen SabungAyam
    8. Agen TembakIkan
    9. Agen Poker
    10. Agen Domino

KissBola88

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *